loading...
Sejumlah negara di dunia masih mengandalkan energi nuklir sebagai sumber utama pembangkit listrik. FOTO/AP
JAKARTA - Sejumlah negara di dunia masih mengandalkan energi nuklir sebagai sumber utama pembangkit listrik meski kontribusinya dalam bauran energi global cenderung menurun dalam dua dekade terakhir. Di tengah transisi menuju energi bersih, nuklir tetap dinilai penting sebagai sumber energi rendah emisi yang stabil.
"Energi nuklir menghasilkan emisi karbon yang sangat rendah dan tetap menjadi bagian penting dalam bauran energi berkelanjutan, meskipun perannya masih memicu perdebatan global," demikian disampaikan dalam sejumlah laporan kajian energi global dikutip dari Star Insider, Jumat (29/5/2026).
Baca Juga: Daftar Negara dengan Konsumsi Listrik Terbesar Dunia, Indonesia Masuk Daftar
Secara global, energi nuklir menyumbang sekitar 9% dari total produksi listrik dunia pada 2025, menjadi salah satu level terendah dalam abad ini. Meski demikian, sejumlah negara masih menjadikannya sebagai tulang punggung pasokan listrik nasional.
Prancis tercatat sebagai negara dengan ketergantungan tertinggi terhadap energi nuklir. Pada 2024, negara tersebut memproduksi 361,7 terawatt-hour (TWh) listrik dari nuklir atau sekitar 67% dari total kebutuhan listrik nasional, sekaligus menegaskan posisinya sebagai pemimpin global dalam pemanfaatan energi ini.


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)















