Di Sidang Paripurna DPR, Prabowo: Kekayaan Mengalir ke Luar Negeri Jadi Penyebab Gaji Guru Kecil

3 weeks ago 12

loading...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Foto: Biro Setpres

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan penyebab gaji pekerja, termasuk guru, aparatur sipil negara (ASN), hingga aparat penegak hukum kecil. Menurut dia, sekitar USD343 miliar atau setara Rp5.500 triliun kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri dalam kurun 22 tahun terakhir. Sehingga, kondisi itu menjadi salah satu penyebab terbatasnya kemampuan fiskal negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam pidato mengenai Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen di 2027

Prabowo mengatakan, Indonesia selama bertahun-tahun secara konsisten mencatat surplus perdagangan karena nilai ekspor nasional selalu lebih besar dibanding impor. Kondisi itu seharusnya membuat Indonesia tidak pernah mengalami krisis ekonomi.

Namun demikian, dia menilai manfaat ekonomi dari surplus perdagangan tersebut belum sepenuhnya dinikmati di dalam negeri akibat aliran kekayaan nasional ke luar negeri melalui berbagai mekanisme perdagangan dan investasi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |