Dinkes DKI Pastikan 5 Nakes yang Cibir Pasien BPJS Bukan Pegawai Faskes Pemprov, Ada 1 Bekerja di Jakarta

2 hours ago 8

loading...

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati. Foto: Dok Pemkot Jakarta Barat

JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mengidentifikasi lima tenaga kesehatan (nakes) yang diduga mencibir atau merendahkan pasien BPJS Kesehatan di media sosial. Keseluruhan nakes itu dipastikan bukan merupakan pegawai yang bekerja di fasilitas kesehatan (Faskes) yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Terkait kasus yang kemarin, beberapa nakes yang terindikasi melakukan tindakan pencibiran di medsos, ada lima tenaga kesehatan dan tenaga medis, tidak ada satupun yang merupakan nakes yang bekerja di faskes milik Pemprov DKI," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Meski demikian, dari lima nakes tersebut, Ani menyebut terdapat satu orang yang bekerja di salah satu rumah sakit di Jakarta. Namun, nakes itu bukan merupakan ASN DKI Jakarta.

Baca juga: DPR Kecam Nakes Komentar Nirempati ke Pasien BPJS: Tidak Boleh Ada Diskriminasi, Hanya Status Pembiayaannya

"Memang ada salah satu yang bekerja di salah satu rumah sakit yang ada di Jakarta," ucapnya.

Meski bukan pegawai Pemprov DKI Jakarta, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pimpinan rumah sakit tempat nakes tersebut bekerja. Ia menyebut tindakan lanjutan tentunya akan menjadi kewenangan pimpinan rumah sakit tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |