loading...
Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas, Prof. Harif Amali Rivai. Foto: Instagram
JAKARTA - Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas, Prof. Harif Amali Rivai, memberikan dukungannya terhadap imbauan Presiden RI Prabowo Subianto agar seluruh lapisan masyarakat bisa menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia juga mengimbau masyarakat tidak menimbun BBM, terutama menyambut momentum Lebaran serta terjadinya gejolak ekonomi global yang terjadi di Timur Tengah.
“Saya sepakat dengan ajakan Presiden untuk efisien dan menghemat BBM. Efisiensi BBM ini menjadi salah satu strategi untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan BBM, misal dengan work from home (WFH) yang mengurangi mobilitas. Ini merupakan solusi jangka pendek,” kata Harif saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (14/03/2026).
Harif mengatakan terjadinya perang Iran versus Israel-Amerika Serikat (AS) telah membawa dampak secara global, khususnya terhadap ketersediaan suplai energi. Ia menilai situasi geopolitik itu turut berdampak terhadap kondisi perekonomian Indonesia. “Untuk itu sebaiknya masyarakat dapat mengonsumsi BBM sewajarnya saja,” ujarnya.
Baca Juga : Hemat BBM, Indonesia Kaji Penerapan WFA Imbas Gangguan Pasokan
Harif menambahkan efisiensi dapat juga dilakukan dalam kondisi normal dalam rangka mengubah kebiasaan masyarakat dalam menggunakan energi. Namun demikian, dia melanjutkan, penerapan efisiensi dalam kondisi yang serba ketidakpastian tentunya akan memberikan manfaat yang lebih banyak.


















































