Honor Magic V6 dan Ponsel Robotik: Strategi Honor Melawan Dominasi Apple dan Samsung

2 hours ago 5

loading...

Purwarupa ponsel Honor dengan lengan kamera robotik yang mampu bergerak otomatis mengikuti arah gerakan subjek di ajang Mobile World Congress, Barcelona, Minggu (1/1/2026). Foto: Honor

JAKARTA - Di saat raksasa teknologi lain sibuk memoles ketajaman layar, Honor justru membuat ponselnya bisa "mengangguk". Di panggung Mobile World Congress (MWC) Barcelona, Minggu (1/3/2026),
perusahaan asal China ini memamerkan “Robot Phone”. Yakni, perangkat yang tidak lagi statis, melainkan memiliki lengan mekanik yang bisa bergerak layaknya makhluk hidup.

Langkah berani ini diambil di tengah situasi pasar yang sulit. Tahun 2026 menjadi periode penuh tantangan bagi industri gadget akibat kelangkaan chip memori yang ekstrem.

Logikanya sederhana: ketika harga komponen melonjak, harga jual ponsel ke konsumen pun akan meroket. Di titik inilah Honor mencoba menawarkan alasan kuat mengapa konsumen harus tetap merogoh kocek dalam untuk sebuah ponsel baru.

Kamera yang 'Bernyawa'

 Strategi Honor Melawan Dominasi Apple dan Samsung

Inovasi paling mencolok pada Robot Phone adalah kamera belakangnya. Berbeda dengan ponsel konvensional, kamera ini tertanam pada lengan robotik kecil yang bisa menyembul keluar dari bodi ponsel.

Terinspirasi dari teknologi penstabil (gimbal) Osmo milik DJI, kamera ini mampu mengunci fokus pada orang atau objek dan terus mengikutinya secara otomatis saat subjek tersebut bergerak.

Bahkan, kecerdasan buatan (AI) di dalamnya memungkinkan ponsel ini berinteraksi secara fisik.

Read Entire Article
Prestasi | | | |