loading...
Pangeran MBS desak Trump serang Iran dengan keras. Foto/X
TEHERAN - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menyarankan Presiden AS Donald Trump untuk "terus menyerang Iran dengan keras." Itu diungkapkan para pejabat Gedung Putih kepada New York Times dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Minggu.
Hal ini mengikuti saran yang sama dari mendiang Raja Abdullah dari Arab Saudi, yang dilaporkan berulang kali mengatakan kepada Washington untuk "memenggal kepala ular itu."
Nasihat dari Abdullah tersebut terdapat dalam sejumlah kawat diplomatik yang bocor pada tahun 2010, di mana para pemimpin Teluk terungkap telah mendesak tindakan Amerika yang lebih tegas terhadap program nuklir Iran.
Sementara itu, bin Salman dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed mengadakan pembicaraan pada hari Senin di tengah meningkatnya pertanyaan tentang apakah negara-negara Teluk akan terus menghindari konfrontasi publik langsung dengan Teheran, lapor Al-Arabiya.
Para pemimpin mengatakan bahwa "berlanjutnya serangan tidak adil Iran terhadap negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) merupakan eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan," catat laporan tersebut.
Para pemimpin juga mengatakan bahwa negara-negara di Dewan Kerja Sama Teluk akan terus berupaya untuk mempertahankan wilayah mereka dan menyediakan semua sumber daya yang tersedia untuk mendukung keamanan kawasan dan menjaga stabilitas.


















































