loading...
Samsung tampaknya mulai mengubah arti upgrade. Di Galaxy S26 Ultra, yang berubah bukan hanya spesifikasi. Tapi pengalaman memakai smartphone sehari-hari. Foto: Samsung
JAKARTA - Galaxy S25 Ultra sebenarnya masih sangat kencang. Kameranya juga masih bagus. Tapi Samsung rupanya sengaja membuat Galaxy S26 Ultra terasa berbeda. Bukan lewat desain. Bukan juga lewat gimmick.
Tapi lewat hal-hal yang benar-benar dipakai setiap hari. Kamera malam. Video. AI. Baterai. Di situlah perubahan paling terasa. Samsung mengubah aperture kamera utama dari f/1.7 di Galaxy S25 Ultra menjadi f/1.4 di Galaxy S26 Ultra.
Kelihatannya kecil. Padahal besar sekali dampaknya. Lensa baru itu mampu menangkap cahaya hingga 47 persen lebih banyak. Artinya foto malam jadi lebih terang. Detail lebih keluar. Noise lebih berkurang.
Bagi pengguna biasa mungkin tidak terlalu terasa. Tapi bagi content creator, travel vlogger, atau pehobi foto yang sering memotret malam hari, perbedaannya langsung kelihatan.

Terutama saat memotret jalanan kota, peluncuran mobil malam hari, atau konser. Samsung juga mulai serius di video.
Galaxy S26 Ultra punya fitur baru: Horizontal Lock. Fitur ini belum ada di Galaxy S25 Ultra maupun S24 Ultra.
Cara kerjanya menarik. Samsung menggabungkan gyroscope, accelerometer, dan OIS untuk menjaga horizon video tetap lurus otomatis.
Bahkan saat pengguna berjalan cepat atau merekam sambil bergerak ekstrem. Ini penting sekali.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)













