loading...
Israel kerap melanggar gencatan senjata, Mesir desak pengerahan pasukan perdamaian Gaza. Foto/X/@Timesofgaza
GAZA - Mesir mendorong percepatan pengerahan pasukan stabilisasi internasional yang bertugas memajukan gencatan senjata di Gaza di tengah laporan tentang terus berlanjutnya korban sipil akibat serangan militer Israel dan upaya Tel Aviv untuk memperketat cengkeramannya di Tepi Barat.
Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty melakukan panggilan telepon pada hari Minggu dengan Menteri Luar Negeri Yunani, George Gerapetritis, menyerukan pengerahan segera pasukan stabilisasi internasional untuk memantau gencatan senjata di Jalur Gaza.
Abdelatty juga menekankan pentingnya untuk maju ke fase kedua rencana perdamaian yang diusulkan Amerika Serikat dan menegaskan kembali dukungan Mesir untuk Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG) yang baru dibentuk.
Permohonannya menyusul laporan Al Jazeera bahwa Israel telah membunuh lebih banyak warga sipil daripada pejuang meskipun ada gencatan senjata.
Khaled Meshaal, pemimpin politik Hamas di luar negeri, mencatat dalam forum Al Jazeera bahwa perlu untuk menyediakan lingkungan yang memungkinkan rekonstruksi dan bantuan, dan agar Israel mengakhiri pendudukan, memastikan bahwa konflik tidak akan berkobar kembali di Gaza jika Hamas melucuti senjata.


















































