Kisah Penetapan Muharram sebagai Bulan Pertama Kalender Hijriyah

2 hours ago 3

loading...

Baiat Aqabah, salah satu momentum penting sebelum hijrah berlangsung pada penghujung Zulhijah, setelah itu, Muharram menjadi awal bulan berikutnya. Karena alasan tersebut, para sahabat menyepakati Muharram sebagai bulan pertama kalender Hijriyah. Foto il

Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriyah sekaligus salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam. Namun, tahukah Anda bahwa penetapan Muharram sebagai awal tahun kalender Islam ternyata melalui proses musyawarah para sahabat Nabi Muhammad SAW?

Kalender Hijriyah tidak langsung ditetapkan pada masa Rasulullah SAW. Pada masa awal Islam, masyarakat Arab masih menggunakan sistem penanggalan yang telah dikenal sejak masa sebelum Islam. Berbagai peristiwa biasanya dijadikan penanda tahun.

Salah satunya adalah Tahun Gajah, yakni tahun ketika pasukan Raja Abrahah datang menyerang Kakbah dengan membawa pasukan bergajah. Tahun tersebut kemudian dikenal sebagai salah satu penanda penting dalam sejarah Arab dan dikaitkan dengan tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, pencatatan tanggal dalam kehidupan masyarakat Arab ketika itu belum menggunakan sistem penomoran tahun seperti kalender yang dikenal sekarang.

Awal Gagasan Penetapan Kalender Hijriyah

Gagasan untuk menetapkan sistem penanggalan yang memiliki nomor tahun muncul pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab RA. Dalam sejumlah riwayat yang dikutip dalam Fathul Bari karya Ibnu Hajar al-Asqalani, disebutkan adanya persoalan administrasi yang dihadapi umat Islam ketika dokumen hanya mencantumkan tanggal dan bulan tanpa menyebutkan tahun.

Baca juga: Kalender Hijriyah: Dasar Penetapan 12 Bulan dalam Al-Qur’an dan Sejarahnya

Gubernur Bashrah, Abu Musa al-Asy'ari RA, disebut mengirim surat kepada Khalifah Umar bin Khattab RA terkait persoalan tersebut. Tidak adanya penomoran tahun membuat dokumen pemerintahan sulit diidentifikasi secara tepat.

Persoalan administrasi tersebut kemudian mendorong Umar RA untuk mengajak para sahabat bermusyawarah mengenai penetapan sistem kalender yang memiliki titik awal yang jelas.

Para Sahabat Bermusyawarah Menentukan Tahun Pertama

Khalifah Umar bin Khattab RA kemudian meminta sejumlah sahabat untuk memberikan pendapat mengenai peristiwa apa yang paling tepat dijadikan sebagai awal penanggalan Islam.

Dalam pembahasan tersebut muncul beberapa usulan. Ada yang mengusulkan tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai awal penanggalan. Sebagian lainnya mengusulkan tahun ketika Rasulullah SAW diangkat menjadi Nabi dan Rasul.

Ada pula yang mengusulkan tahun wafatnya Rasulullah SAW. Sementara pendapat lainnya mengusulkan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah sebagai titik awal kalender Islam.

Read Entire Article
Prestasi | | | |