Mesir dan China Tolak Pengusiran Paksa Warga Gaza oleh Israel, Tegaskan Dukung Negara Palestina

1 hour ago 6

loading...

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi (kanan) bertemu dengan Presiden China Xi Jinping (kiri) di Istana Al-Ittihadiya di Kairo timur, Mesir, pada 1 September 2026. Foto/Kepresidenan Mesir/Anadolu Agency

KAIRO - Mesir dan China menyatakan isu Palestina merupakan hal sentral bagi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah serta menegaskan kembali dukungan mereka terhadap pembentukan negara Palestina yang merdeka. Penegasan itu berdasarkan pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pembicaraan antara Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden China Xi Jinping.

Kedua pemimpin membahas perkembangan kawasan dan konflik Israel-Palestina, seraya menekankan perlunya penyelesaian yang adil dan langgeng berdasarkan solusi dua negara.

Pernyataan bersama tersebut mendukung pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan batas wilayah 4 Juni 1967, serta Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Mesir dan China juga menolak segala rencana pengusiran paksa warga Palestina dari tanah mereka, apa pun alasan yang dikemukakan.

Kedua negara menyerukan pemantapan gencatan senjata di Gaza, akses tanpa hambatan bagi bantuan kemanusiaan, serta kembalinya Otoritas Palestina untuk mengelola Jalur Gaza sesegera mungkin.

Read Entire Article
Prestasi | | | |