loading...
Konsorsium Gerbangtara bersama Enable Project menginisiasi kolaborasi ESG 2.000 Pohon untuk Kaltim. Program ini menargetkan penanaman 2.000 pohon di Balikpapan, Samarinda, Paser, Kutai Kartanegara, dan Kutai Barat. Foto: Ist
SAMARINDA - Pesatnya pembangunan dan aktivitas sektor ekstraktif yang masih menjadi penopang utama perekonomian di Kalimantan Timur turut menghadirkan tantangan terhadap keberlanjutan lingkungan . Berkurangnya ruang hijau, perubahan bentang alam, serta meningkatnya ancaman krisis iklim menjadi isu yang semakin nyata dan membutuhkan aksi kolaboratif dari berbagai pihak.
Menjawab tantangan tersebut, Konsorsium Gerbangtara bersama Enable Project menginisiasi program kolaborasi ESG “2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur”. Program ini merupakan aksi kolektif berbasis akar rumput yang melibatkan pemerintah daerah, sektor swasta, institusi pendidikan, komunitas lokal, dan generasi muda dalam mendorong aksi penghijauan dan keberlanjutan lingkungan di Kalimantan Timur.
Baca juga: Tradisi Penghijauan, PDIP Bersihkan DAS dan Tanam Pohon
Program ini menargetkan penanaman 2.000 pohon di lima kabupaten dan kota di Kalimantan Timur meliputi Balikpapan, Samarinda, Paser, Kutai Kartanegara, dan Kutai Barat.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan penanaman, program ini juga mengedepankan aspek pemeliharaan, monitoring, serta pengukuran dampak selama satu tahun melalui penyusunan impact report.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)
















