loading...
Politeknik Negeri Malang (Polinema) mendorong modernisasi produk unggulan Kabupaten Blitar melalui program pengabdian masyarakat berbasis teknologi dan energi terbarukan di Kecamatan Wates. Foto: Ist
BLITAR - Politeknik Negeri Malang (Polinema) terus mendorong modernisasi produk unggulan Kabupaten Blitar melalui program pengabdian masyarakat berbasis teknologi dan energi terbarukan di Kecamatan Wates. Program tersebut menyasar kelompok tani milenial, koperasi melon, dan KWT Wani Maju untuk memperkuat agribisnis melon agar semakin produktif, efisien, serta mampu bersaing di era digital.
Kegiatan ini masuk tahun kedua program pemberdayaan berbasis kewirausahaan yang didukung Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Wates dan Dinas Koperasi serta UMKM Kabupaten Blitar.
Baca juga: Dukung Merdeka Belajar, Bank Jatim dan Polinema Jalin Sinergitas
Dalam pelaksanaannya, program ini berkolaborasi dengan Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar untuk mendukung penguatan manajemen usaha dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua tim pelaksana Prof Nilawati Fiernaningsih mengatakan, fokus program tahun kedua diarahkan pada penguatan efisiensi produksi dan digitalisasi usaha mitra.
“Program ini diharapkan mampu membantu petani dan UMKM melon dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional melalui pemanfaatan teknologi dan energi surya,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Tim pengabdian telah menerapkan teknologi panel surya pada dua greenhouse melon petani di Kecamatan Wates. Sistem tersebut dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk mendukung teknologi Internet of Things (IoT) yang telah diterapkan pada tahun sebelumnya.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)
















