AHY Beri Lampu Kuning Kereta Cepat Surabaya: Tak Ingin Mengulang Kesalahan Terdahulu

1 hour ago 8

loading...

Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan lampu kuning terhadap wacana pengembangan kereta cepat Jakarta-Surabaya. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan lampu kuning terhadap wacana pengembangan kereta cepat Jakarta-Surabaya . AHY menegaskan, pembangunan kereta cepat hingga Surabaya bukan proyek murah dan kecil.

Lantaran hal itu menurutnya masih perlu kajian mendalam agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Baik dari masalah beban keuangan negara, maupun masalah operasional atas proyek tersebut.

"Kita juga belajar dari pengalaman terdahulu, mana yang bisa menjadi best practice, tapi juga mana yang tidak harus diulangi kembali," ujar AHY usai ditemui pada acara Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi di Kantor Kemenko Infra, Senin (26/1/2026).

Baca Juga: Prabowo Beri Tugas Khusus ke AHY: Bangun Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Pernyataan ini menyusul proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang meninggalkan utang sekitar USD7,2 miliar atau setara Rp116 triliun. Sumber pembiayaan tersebut mayoritas berasal dari China Development Bank (CDB) dengan suku bunga sekitar 3,5-4%.

Bahkan PT KAI (Persero) selaku pemegang saham mayoritas dari konsorsium KCJB, diperkirakan harus menanggung beban bunga utangnya saja sekitar Rp2 triliun per tahun.

Read Entire Article
Prestasi | | | |