loading...
Kepercayaan diri Azia kembali diuji dalam sebuah permainan kata yang awalnya hanya dianggap sebagai hiburan ringan. Foto/MNC Media.
JAKARTA - Kepercayaan diri Azia kembali diuji dalam sebuah permainan kata yang awalnya hanya dianggap sebagai hiburan ringan. Dengan catatan kemenangan beruntun, Azia dengan santai menantang peserta lain untuk mengalahkannya dan menyebut permainan tersebut bukan tantangan besar.
Namun anggapan itu perlahan runtuh ketika suasana permainan mulai berubah menjadi semakin kompetitif dan penuh tekanan.
Baca juga: Ngaku Pacaran Serius Tapi Masa Lalunya Bikin Semua Orang Kaget
Ketegangan memuncak saat salah satu peserta menyebut permainan ini sebagai “game bocah”, komentar yang justru memancing respons serius dari Azia. Ia kemudian menghadirkan sosok Mister Maniak, yang kali ini mengirimkan perwakilan sebagai lawan. Kehadiran perwakilan tersebut membuat permainan langsung berjalan cepat tanpa banyak basa-basi, memaksa semua pemain fokus penuh sejak awal.
Permainan berlangsung dengan ritme tinggi dan minim jeda. Setiap pemain dituntut untuk menyambung kata dengan cepat dan tepat, karena kesalahan sekecil apa pun langsung menentukan hasil. Selisih skor yang tipis membuat situasi semakin tegang, sekaligus membuktikan bahwa permainan ini bukan sekadar adu hafalan, melainkan adu mental dan refleks.

















































