loading...
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut menyoroti ihwal sumber daya finansial di balik penggarapan film dokumenter berjudul Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Pale. Foto/Felldy Asyla Utama
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut menyoroti ihwal sumber daya finansial di balik penggarapan film dokumenter berjudul 'Pesta Babi' karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Pale.
"Sekarang permasalahannya, orang sampai membuat video, bagaimana ceritanya seperti ini segala macam, duitnya dari mana?," kata Maruli di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selasa (19/5/2026).
Baca juga: Polemik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi, KSAD Buka Suara
Maruli kembali menyinggung logistik yang dikeluarkan oleh pihak-pihak tersebut, mulai dari biaya produksi video hingga biaya perjalanan yang dilakukan demi melahirkan sebuah film dokumenter yang kini banyak digelar nonton bareng (Nobar).

















































