Kuliah Umum KBS 2026, Mahasiswa Didorong Jadi Pemutus Rantai Kemiskinan

7 hours ago 9

loading...

Founder dan CEO Hive Five Sabar L. Tobing mendorong mahasiswa untuk menjadikan pendidikan sebagai kesempatan membangun masa depan. Foto/istimewa

BOGOR - Founder dan CEO Hive Five Sabar L. Tobing mendorong mahasiswa untuk menjadikan pendidikan sebagai kesempatan membangun masa depan, sekaligus menjadi titik awal dalam mengubah kondisi keluarga.

Hal itu disampaikannya dalam Kuliah Umum STIE Kalpataru Business School dan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) KBS 2026 bertajuk “From Learner to Business Leader”.

Dalam pemaparannya, Sabar menceritakan perjalanan hidupnya yang berangkat dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Ia harus menjalani kuliah sambil bekerja sebagai buruh pabrik sebelum kemudian mulai merintis bisnis dari awal.

“Jadilah orang yang menuliskan sejarah dari keluarga, bukan hanya menyalahkan keadaan. Jadilah pemutus rantai kemiskinan, dan itu dimulai dari diri Anda, bukan dengan mengandalkan orang lain,” kata Sabar dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Setda I Kabupaten Bogor, Senin (21/9/2026).

Baca juga: Inspiratif, Mahasiswi i3L University Kembangkan Riset Pangan di Tiga Negara

Menurut dia, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi merupakan sebuah privilege karena tidak semua orang mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi mahasiswa. “Privilege yang nyata adalah kesempatan yang ada di depan kita. Kesempatan menjadi mahasiswa juga tidak bisa didapatkan semua orang. Karena itu, kesempatan ini harus benar-benar dimanfaatkan,” ujarnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |