Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan

5 hours ago 14

loading...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai sidang debottlenecking di Jakarta, Kamis (23/7/2026). FOTO/Anggie Ariesta

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum menetapkan lokasi final pembangunan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII), termasuk opsi pembangunan di atas lahan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Bali. Penentuan lokasi masih dalam tahap kajian dengan mempertimbangkan sejumlah alternatif yang telah diusulkan.

"Belum. Mungkin seperti itu, mungkin juga nggak, nanti kita lihat. Kan yang nentuin aslinya menteri keuangan kan," kata Purbaya usai sidang debottlenecking di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara

Purbaya mengatakan hingga kini pemerintah masih mengevaluasi sejumlah lokasi yang diajukan sebagai calon kawasan PFII. Menurut dia, usulan yang masuk belum bersifat final sehingga keputusan mengenai lokasi pembangunan masih akan diputuskan setelah seluruh kajian selesai.

Ia juga mengungkapkan belum ada pembahasan lanjutan dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terkait pemanfaatan lahan milik BUMN untuk proyek tersebut. Meski beberapa lokasi telah ditinjau, pemerintah masih memerlukan pembahasan lebih lanjut sebelum menetapkan pilihan akhir. "Mereka pernah melihat beberapa tempat, tapi usulannya kan belum selalu clear. Nanti kita lihat," ujar Purbaya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |