Megawati Minta Kader PDIP Bedah Akar Persoalan Banyak Orang Pintar tapi Menganggur

5 hours ago 7

loading...

Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri pengurus Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat PDIP dan sejumlah organisasi sayap PDIP. Foto/Istimewa

JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyoroti isu tingginya angka pengangguran yang terjadi belakangan ini. Momen ini terjadi ketika Megawati melantik pengurus Badan Riset dan Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat PDIP masa bakti 2025–2030.

Andi Widjajanto kembali dipercaya Megawati memimpin BARAK, yang memiliki tugas antara lain membangun pusat data partai, melakukan kajian terhadap proses legislasi nasional, merumuskan kebijakan berbasis ideologi kerakyatan, serta menyiapkan evaluasi dan transformasi organisasi partai.

Dalam pengantarnya sebelum pembacaan janji jabatan Andi dan jajaran, Megawati menekankan pentingnya riset berbasis sains dalam tubuh partai politik. Menurutnya, partai politik tidak boleh berjalan tanpa pijakan riset yang matang.

"Sering kali orang berpikir kalau partai itu tidak memerlukan riset-riset. Padahal menurut saya, partai itu merupakan sebuah gerakan, riset itu adalah untuk sains," kata Megawati, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Masih Ada 7,22 Juta Pengangguran di Indonesia, Begini Rincian Laporan BPS

Dalam momen ini, Presiden ke-5 RI itu juga menyoroti persoalan pengangguran di kalangan tenaga terdidik dan akademisi di Indonesia. Ia meminta badan riset partai untuk ikut membedah persoalan tersebut sekaligus mencari akar masalah dan solusinya.

"Beberapa hari ini saya membaca di koran bahwa justru yang namanya orang-orang pintar kita itu tidak mempunyai pekerjaan sampai jumlahnya sedih sendiri melihat berita, katanya 1 juta. Ini saya sedang suruh untuk membedah, sebetulnya apa alasannya tidak bisa kerja dan mengapa terjadi seperti itu," ujarnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |