Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026

4 hours ago 7

loading...

Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026

Bendera Arab Saudi mencuri perhatian sebelum laga Grup H Piala Dunia 2026 melawan Uruguay di Hard Rock Stadium, Miami. Saat bendera negara peserta lain dibentangkan di atas lapangan sebagai bagian dari seremoni pra-pertandingan, bendera Arab Saudi justru dipasang secara terpisah dan tidak menyentuh rumput stadion.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Bendera nasional Arab Saudi memuat kalimat syahadat, yakni deklarasi keimanan dalam Islam, serta lafaz Allah yang memiliki nilai religius tinggi. Karena itu, pemerintah Arab Saudi selama ini menerapkan aturan khusus agar bendera negara mereka tidak diletakkan di tempat yang berpotensi diinjak, rusak, atau diperlakukan secara tidak hormat.

Dalam berbagai ajang internasional, termasuk kompetisi olahraga, otoritas Arab Saudi memang kerap meminta penyelenggara menyesuaikan prosedur penanganan bendera. Hal serupa pernah terjadi pada sejumlah turnamen besar sebelumnya, di mana simbol negara tersebut diperlakukan berbeda dibanding bendera nasional lain demi menjaga penghormatan terhadap unsur keagamaan yang terkandung di dalamnya.

Langkah FIFA dan panitia lokal pada laga Arab Saudi kontra Uruguay pun mendapat respons positif di media sosial. Banyak pengguna internet dari negara-negara Arab dan komunitas Muslim menilai keputusan itu menunjukkan penghormatan terhadap identitas budaya dan nilai keagamaan tanpa mengganggu aturan protokol turnamen.

Di atas lapangan, Arab Saudi juga berhasil mencuri perhatian. The Green Falcons menahan Uruguay dengan skor 1-1 pada laga pembuka Grup H. Selain membawa pulang satu poin berharga, Arab Saudi menjadi salah satu tim yang paling banyak dibicarakan pada hari pertandingan, baik karena penampilannya di lapangan maupun perlakuan khusus terhadap bendera mereka sebelum kick-off.

(sto)

Read Entire Article
Prestasi | | | |