Mobil dan Motor Warga Jabodetabek Diserang Abu Vulkanik, Ini Dampaknya!

6 hours ago 9

loading...

Erupsi Anak Krakatau malam ini bukan sekadar asap. Ada silika, sulfur, dan asam yang mengincar bodi kendaraan Anda. Foto: Sindonews/Danang Arradian

BOGOR - Abu Anak Krakatau sudah di Jabodetabek. Kendaraan Anda dalam bahaya. Tapi, bukan karena letusan. Bahayanya justru dari abu tipis yang menempel diam-diam di bodi, kaca, filter, dan rem kendaraan Anda sejak Sabtu malam, 5 September 2026.

Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda meletus menerus sejak Jumat, 4 September 2026 pukul 23.07 WIB. Sejak 2 Juli 2026, statusnya sudah Level III alias Siaga. Erupsi tipe Strombolian menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik terus berlangsung.

BMKG mencatat sebaran abu vulkanik dari erupsi tersebut sudah mencapai sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat per Minggu (6/9/2026) pagi, dengan sebaran teramati pada ketinggian 20.000 hingga 50.000 kaki.

Dampak erupsi ini bahkan membuat AirNav Indonesia menutup sementara ruang udara di tiga bandara sekaligus: Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II Lampung, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Di darat, warga merasakannya lebih personal.

"Tadi pas lihat mobil kenapa banyak debu padahal baru dicuci, terus pas ngecek motor juga sama," ujar Fahrul Hadistiyana, Ketua RT 004 Perum Ranau 3, Desa Cikatapis," kedpaa Sindonews.

Read Entire Article
Prestasi | | | |