loading...
Jalur mudik Padang–Bukittinggi, yang melintasi kawasan Lembah Anai dan Sitinjau Lauik akan beroperasi 24 jam. Foto/SindoNews
SUMBAR - Pemerintah memastikan kesiapan ruas jalan nasional di Provinsi Sumatera Barat untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Salah satu koridor utama mobilitas masyarakat yang menjadi perhatian adalah jalur Padang–Bukittinggi, yang melintasi kawasan Lembah Anai dan Sitinjau Lauik.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan jalur di kawasan Lembah Anai dapat dilalui selama 24 jam. Sebelumnya, ruas tersebut sempat diberlakukan pembatasan waktu operasional karena proses rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pemerintah terus mempercepat penanganan sejumlah titik rawan di sepanjang jalur tersebut guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman.
Baca juga: Puncak Arus Mudik Lebaran 18 Maret 2026, One Way Nasional Bakal Diterapkan
“Kami pastikan penanganan pada titik-titik rawan, seperti Lembah Anai dan Sitinjau Lauik, terus dipercepat agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” kata Dody dalam keterangan resmi yang diterima dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Selasa (17/3/2026).
Pada ruas Padang–Bukittinggi, penanganan difokuskan di beberapa titik strategis yang sebelumnya terdampak bencana, termasuk kawasan Lembah Anai.
Selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran, ruas tersebut difungsionalkan dengan pengoperasian selama 24 jam guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik. Saat ini, progres penanganan di kawasan Lembah Anai mencapai sekitar 44%, dengan pekerjaan pondasi bore pile yang telah mencapai sekitar 78%.


















































