loading...
Jajara Motor MV Agusta. FOTO/ Bike Sales
MILAN - MV Agusta akhirnya mengeluarkan pernyataan menanggapi laporan mengenai masalah keuangan yang sedang dihadapi perusahaan, termasuk dugaan bahwa produksi sepeda motor di pabriknya di Varese, Italia, telah dihentikan.
Produsen sepeda motor asal Italia tersebut mengakui bahwa mereka sedang melewati masa sulit, baik dari segi keuangan maupun operasional. Namun, MV Agusta menegaskan bahwa beberapa laporan yang beredar mengandung spekulasi dan informasi yang tidak lengkap.
Isu ini mencuat setelah adanya laporan yang mengklaim bahwa kegiatan produksi MV Agusta terhenti akibat kegagalan kesepakatan yang kabarnya melibatkan CFMoto.
Menurut laporan tersebut, CFMoto berencana mengakuisisi 49 persen saham MV Agusta dan memberikan suntikan modal sebagai bagian dari rencana restrukturisasi perusahaan.
Akan tetapi, MV Agusta tidak secara langsung mengonfirmasi dugaan penghentian produksi maupun rincian mengenai negosiasi dengan CFMoto tersebut.
Dalam pernyataan resminya, MV Agusta menjelaskan bahwa perusahaan telah menjalani proses pemulihan selama beberapa bulan terakhir pasca-perpisahan dengan KTM Group.
Setelah perpisahan tersebut, Art of Mobility—yang dikendalikan oleh keluarga Sardarov—kembali mengambil alih kepemilikan 100 persen saham MV Agusta.
Namun, proses kembali beroperasi secara independen tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan MV Agusta dan KTM sebelumnya telah mencapai tingkat integrasi operasional dan organisasi yang tinggi.
Akibatnya, manajemen MV Agusta saat ini berupaya membangun kembali otonomi perusahaan, termasuk memulihkan proses operasional dan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk menjamin kelangsungan bisnis.


















































