Partai Rusia Bersatu Menang Pemilu Parlemen, Cengkeraman Putin Makin Kuat

6 hours ago 9

loading...

Cengkeraman Presiden Rusia Vladimir Putin makin kuat. Foto/X

MOSKOW - Kremlin pada hari Senin menyatakan bahwa kemenangan telak partai Rusia Bersatu (United Russia) pimpinan Presiden Vladimir Putin dalam pemilihan umum parlemen—yang dikontrol ketat dan tanpa kehadiran partai-partai penentang perang Ukraina—menunjukkan bahwa rakyat Rusia mendukung penuh pemimpin yang telah lama berkuasa tersebut.

"Indikator-indikator ini tentu saja menunjukkan tingkat konsolidasi tertinggi dalam masyarakat Rusia di seputar kepala negara," ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dalam sebuah taklimat bersama para wartawan. Putin telah memimpin Rusia selama 26 tahun.

Partai Putin memenangkan rekor 355 kursi di Duma Rusia—majelis rendah parlemen yang memiliki total 450 kursi—berdasarkan hasil sementara yang diumumkan oleh ketua penyelenggara pemilu, Ella Pamfilova, pada hari Senin.

Dengan hampir seluruh suara telah dihitung setelah pemilu tiga hari yang tidak diikuti oleh partai-partai pengkritik Putin, hasil menunjukkan bahwa partai presiden tersebut akan memiliki "supermayoritas" yang lebih besar dibandingkan rekor sebelumnya pada tahun 2016.

Sebelumnya, Rusia bersumpah untuk "meningkatkan intensitas" serangan terhadap Kyiv sebagai tanggapan atas gelombang serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina terhadap Moskow selama pemilihan umum parlemen yang berlangsung tiga hari.

"Sebagai tanggapan atas serangan rezim Kyiv terhadap target-target sipil di wilayah Rusia, tentara Rusia akan melanjutkan dan meningkatkan intensitas serangan presisi tinggi terhadap target-target militer di Kyiv," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia, yang menuduh Ukraina berupaya "mengganggu kehendak demokratis warga negara Rusia."

(ahm)

Read Entire Article
Prestasi | | | |