loading...
KPK mengungkap kekhawatiran pejabat di Cilacap dirotasi jika tak memenuhi permintaan dugaan setoran THR Lebaran dari Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman (AUL). Foto/SindoNews
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, terdapat kekhawatiran digeser atau dirotasi yang dirasakan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) jika tidak memenuhi permintaan uang Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman (AUL). Diketahui, pengumpulan uang itu ditujukan untuk THR pribadi dan Forkopimda.
Hal itu sebagaimana disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat konferensi pers penahanan Syamsul pada Sabtu (14/3/2026).
Baca juga: Kenakan Rompi Tahanan KPK, Bupati dan Sekda Cilacap Bungkam
Asep mengungkapkan, hal tersebut berdasarkan pemeriksaan 13 orang yang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK terkait OTT di Cilacap.


















































