Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Ternyata Qori Berprestasi, Bercita-cita Jadi Konten Kreator

11 hours ago 27

loading...

Faturohman (18), pelajar yang menjadi korban penganiayaan saat kericuhan di kawasan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, dikenal sebagai sosok santun dan berprestasi di lingkungan sekolahnya. Foto: SindoNews

JAKARTA - Faturohman (18), pelajar yang menjadi korban penganiayaan saat kericuhan di kawasan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, dikenal sebagai sosok santun dan berprestasi di lingkungan sekolahnya. Hal itu diungkapkan guru agama sekaligus juru bicara keluarga korban Ahmad Fahmi.

Fahmi menuturkan, Fatur merupakan siswa kelas XII Madrasah Aliyah (MA) Jamiat Kheir yang memiliki kemampuan di bidang tilawah Al Quran. Menurut dia, Fatur juga aktif mengikuti perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).

"Beliau alumni dari Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Darun Najah yang suaranya bagus, Qori, suka ikut lomba MTQ juga suaranya bagus multitalenta juga belajar editor, sedikit belajar konten kreator cita-citanya dia juga selain Qori dia pengen jadi konten kreator juga," kata Fahmi saat ditemui di RSUD Tarakan, Sabtu (29/8/2026).

Selain aktif di bidang keagamaan, Fatur disebut memiliki cita-cita mengembangkan kemampuan di dunia kreatif digital. Fahmi menyebut pelajar tersebut juga belajar menjadi editor dan tertarik menjadi konten kreator.

Read Entire Article
Prestasi | | | |