loading...
Polemik rencana pembangunan gedung SMPN 25 Tangsel di kawasan Bukit Nusa Indah, Serua, Ciputat terus bergulir. Warga serempak menolak hingga pengerjaannya tersendat. Foto/Hambali
TANGERANG SELATAN - Polemik rencana pembangunan gedung SMPN 25 Tangerang Selatan (Tangsel) di kawasan Bukit Nusa Indah, Serua, Ciputat terus bergulir. Warga serempak menolak hingga pengerjaannya harus tersendat.
Warga yang menolak mendesak pemerintah membuka informasi lebih jauh mengenai kajian teknis, akses sekolah, lalu lintas, keselamatan, lingkungan hingga dampak pembangunan terhadap permukiman di sekitar lokasi. Sebab, pembangunan sekolah negeri bukan sekadar persoalan membangun gedung di atas lahan yang dinyatakan sesuai aturan.
Baca juga: Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Di baliknya ada persoalan tata kelola, transparansi, keselamatan, lingkungan, akses publik dan hubungan pemerintah dengan warga. Ruang dialog akhirnya kembali dibuka. Rencananya, pada Sabtu 29 Agustus 2026 nanti akan digelar pertemuan bersama guna membahas sejumlah persoalan yang selama ini belum mendapatkan penjelasan utuh.
Ketua RW 16 Bukit Nusa Indah, Hendy Wahyono, meminta perwakilan Pemkot hadir langsung dan mendengarkan keberatan masyarakat.


















































