Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi

2 hours ago 7

loading...

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menyebut 3.084 sekolah di Sumatera direvitalisasi pascabencana banjir bandang. Foto/istimewa

JAKARTA - Pemerintah menjadikan revitalisasi satuan pendidikan di wilayah terdampak bencana sebagai salah satu fokus utama pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Hingga 12 Mei 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) telah menyalurkan bantuan revitalisasi untuk 3.084 sekolah di wilayah terdampak.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari menyatakan percepatan revitalisasi satuan pendidikan di Pulau Sumatera merupakan bentuk perhatian serius pemerintah bersama DPR terhadap penanganan pascabencana.

"Rapat koordinasi ini merupakan perhatian yang besar dari Bapak Presiden, dari pemerintah dan DPR RI terhadap bencana yang terjadi di Sumatra," kata Qodari dalam keterangannya usai Rapat Koordinasi Penanganan Pascabencana Sumatra, dikutip Selasa (26/5/2026).

Menteri Dalam Negeri yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian menjelaskan, total sekolah terdampak bencana di Sumatera mencapai 4.992 sekolah. Dari jumlah tersebut, Kemendikdasmen telah menyalurkan bantuan revitalisasi dan rehabilitasi terhadap 3.084 sekolah.

Baca juga: Telan Dana Rp852 Miliar, Revitalisasi 897 Sekolah di Sumut Rampung Akhir Januari 2026

"Kemudian yang sudah dibuat pekerjaan yang kerja sama oleh Kementerian Dikdasmen untuk renovasi rehabnya itu lebih kurang Rp3.084," katanya.

Mengenai masih adanya lebih dari 1.000 sekolah yang belum dilakukan revitalisasi, Tito menegaskan proses rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah-sekolah itu masih dalam tahap perencanaan pembangunan lanjutan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |