loading...
Peristiwa 21 Mei 1998, Soeharto menyatakan berhenti dari jabatan Presiden RI. Foto/Tangkapan layar YouTube ARSIPNASIONALREPUBLIKINDONESIA
JAKARTA - 21 Mei 1998 tercatat sebagai peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun akhirnya menyatakan berhenti dari jabatan Presiden Republik Indonesia.
Pengunduran diri Soeharto dari jabatan Presiden RI tersebut merupakan puncak dari beberapa peristiwa yang terjadi seperti krisis moneter, Tragedi Penembakan Mahasiswa Trisakti pada 12 Mei 1998, Kerusuhan Mei 1998, mahasiswa yang menduduki Gedung DPR/MPR, gagalnya pembentukan Komite Reformasi , hingga mundurnya 14 menteri Kabinet Pembangunan VII.
Amien Rais yang dikenal sebagai Tokoh Reformasi, mengetahui kabar tentang pengunduran diri Soeharto tersebut. "Selamat tinggal pemerintahan lama, selamat datang pemerintahan era baru," kata Amien dikutip dari buku Mohammad Amien Rais Putra Nusantara.
Baca Juga: Soeharto Pahlawan Nasional, Fadli Zon Beberkan Alasannya
Kamis, 21 Mei 1998 pukul 09.05 WIB di Istana Merdeka, Soeharto menyatakan berhenti dari jabatan Presiden RI. Soeharto pun menunjuk Habibie sebagai penggantinya untuk mengisi kekosongan kepemimpinan.


















































