Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS

1 hour ago 5

loading...

Sejumlah petani sawit mengapresiasi PKS yang tetap membeli TBS sesuai HPP. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Sejumlah petani sawit mengapresiasi pabrik kelapa sawit (PKS) yang tetap membeli tandan buah segar (TBS) sesuai Harga Pokok Penjualan (HPP) di tengah penurunan harga akibat gejolak kebijakan ekspor. Sikap ini dinilai membantu menjaga keberlangsungan usaha petani di tengah tekanan pasar.

"Kami berterima kasih kepada PT CUS yang membeli TBS tidak berdasarkan harga pasar yang lebih rendah, tapi harga Disbun. Alhamdulillah, kondisi kami tetap bisa berusaha dengan tenang," ujar Ketua Koperasi Petani Sawit Citra Sejahtera, Morhaban dalam keterangan pers, Sabtu (30/5/2026).

Baca Juga: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis

Morhaban mengatakan masih terdapat perusahaan yang konsisten mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah daerah meskipun harga pasar sedang mengalami penurunan tajam. Kebijakan tersebut dinilai menjadi penopang bagi petani dalam menghadapi ketidakpastian industri sawit nasional.

Ia mencontohkan PT Cipta Usaha Sejati (CUS), mitra plasma koperasi yang terafiliasi dengan Artha Graha, tetap membeli TBS sesuai harga yang ditetapkan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Gejolak harga TBS terjadi setelah pemerintah mengumumkan kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas strategis, termasuk kelapa sawit melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Kebijakan tersebut memicu penurunan harga pembelian TBS di tingkat pabrik.

Read Entire Article
Prestasi | | | |