loading...
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi pola pergerakan lalu lintas di wilayah Jakarta dan sekitarnya berubah selama bulan suci Ramadan. Foto/Dok SindoNews/Arif Julianto
JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi pola pergerakan lalu lintas di wilayah Jakarta dan sekitarnya berubah selama bulan suci Ramadan . Polisi pun mulai memetakan potensi kepadatan, terutama pada pagi dan sore hari.
Kabag Ops Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengungkapkan, pihaknya masih melakukan analisis dan prediksi terkait mobilitas masyarakat selama bulan puasa.
"Kemungkinan besar kalau untuk pergerakan masyarakat di bulan puasa, khusunya di bulan Ramadan ini nanti kami masih melakukan analisa dan prediksi untuk khususnya di pagi hari tentunya dengan kebijakan pemerintah yang melaksanakan kegiatan WFA (Work From Anywhere) termasuk juga kegiatan perkantoran yang dimulai lebih siang, sehingga kemungkinan pergerakan masyarakat lalu lintas itu mungkin kalau di pagi hari antara jam 9 sampai dengan 10," kata Robby kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga: Rano Karno Persilakan Tertibkan PKL Tanah Abang: Tapi Kasih Ruanglah
Artinya, jika biasanya kepadatan terjadi lebih awal, pada Ramadan arus lalu lintas pagi hari diperkirakan sedikit mundur. Kebijakan WFA serta jam masuk kantor yang lebih siang menjadi faktor pendorong perubahan pola tersebut.


















































