loading...
Iran ingin akhiri perang dengan bermartabat. Foto/X
TEHERAN - Iran berupaya mengakhiri perang dengan AS dan Iran “dengan bermartabat.” Itu diungkapkan Presiden negara itu Masoud Pezeshkian pada hari Minggu, dengan alasan bahwa Presiden AS Donald Trump tidak berhak merampas hak nuklir Teheran.
"Trump mengatakan Iran tidak boleh menggunakan hak nuklirnya, tetapi tidak menjelaskan kejahatan apa yang telah dilakukan Iran," kata Pezeshkian selama kunjungan ke Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita ISNA.
Ia juga menyerukan agar bangsa itu berdiri teguh "melawan musuh yang haus darah dan brutal."
Iran harus mengelola suasana saat ini dengan cara yang "tidak menggambarkan kita sebagai penghasut perang" karena "kita sedang membela diri," tambahnya.


















































