loading...
Radar AS di Timur Tengah Dihancurkan. Foto/Daily
TEHERAN - Iran menyerang sistem pertahanan radar di Bahrain dan Qatar, menyebabkan kerusakan signifikan dan mengurangi efektivitas sistem pertahanan rudal AS di kawasan tersebut.
Berbagai sumber internasional melaporkan bahwa serangan rudal balistik Iran menghantam dan menghancurkan radar pertahanan rudal di Bahrain dan Qatar menyusul serangan udara AS dan Israel yang menargetkan sasaran Iran pada 28 Februari.
Bahrain adalah rumah bagi pangkalan tetap Armada ke-5 Angkatan Laut AS, sementara Qatar dianggap sebagai pusat operasionalmiliterterbesar Washington di Timur Tengah. Titik fokusnya adalah Pangkalan Udara Al Udeid – pangkalan udara AS terbesar di kawasan ini.
Peluncuran rudal tersebut berasal dari sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot.
Menurut data satelit yang dirilis sebelumnya, pangkalan tersebut pernah dilengkapi dengan sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot, bersama dengan beberapa pesawat pengisian bahan bakar KC-135 dan pesawat pengintai RC-135.
Namun, sebagian besar pesawat tersebut diyakini telah ditarik dari daerah tersebut beberapa hari sebelum serangan terbaru.
Kemampuan intersepsi sistem Patriot di Qatar telah lama menjadi subjek perdebatan. Selama serangan terbatas Iran terhadap Al Udeid pada Juni 2025, AS awalnya mengklaim sistem tersebut telah berkinerja efektif.


















































