loading...
Rais Syuriyah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Abun Bunyamin. Foto/istimewa
BANDUNG - Rais Syuriyah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Abun Bunyamin menegaskan pernyataan dukungan kepada salah satu figur untuk menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) bukan merupakan sikap resmi PWNU Jawa Barat.
Menurut KH Abun, pernyataan yang disampaikan Ketua PWNU Jawa Barat Juhadi Muhammad merupakan pendapat pribadi dan tidak mewakili organisasi. “Pernyataan itu merupakan pendapat pribadi. Tidak pernah dibahas dan diputuskan melalui mekanisme organisasi PWNU Jawa Barat sehingga tidak dapat disebut sebagai sikap resmi organisasi,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).
Sebagai Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat, KH Abun menyayangkan munculnya pernyataan tersebut karena berpotensi menimbulkan kesan PWNU Jawa Barat terlibat dalam dukung-mendukung calon Kapolri. KH Abun juga menegaskan hubungan antara NU dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selama ini terjalin sangat baik.
Baca juga: Silaturahmi ke Jabar, Pj Ketum PBNU KH Zulfa Ajak Pengurus NU Perkuat Layanan Umat
Kapolri dinilai banyak membantu dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan, sosial, serta pelayanan kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh NU. “Selama ini hubungan Kapolri dengan NU sangat baik. Pengurus dan warga NU juga merasa nyaman karena Polri selalu hadir membantu berbagai kegiatan NU dan pesantren,” katanya.


















































