Realisasi Pembiayaan Perumahan di Bawah Target, Menteri Maruarar Sentil Kinerja BP Tapera

6 hours ago 8

loading...

Menteri PKP, Maruarar Sirait melontarkan kritik terhadap kinerja Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) yang dinilai lamban dan masih tertinggal jauh dari target penyaluran pembiayaan hunian. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait melontarkan kritik terhadap kinerja Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat ( BP Tapera ) yang dinilai lamban dan masih tertinggal jauh dari target penyaluran pembiayaan hunian bagi masyarakat.

Maruarar yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tapera, membandingkan performa lembaga tersebut dengan keberhasilan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang dinilai jauh lebih agresif dalam mengeksekusi program.

"Tapera itu harus belajar dari pengelolaan KUR Perumahan, mulai dari sosialisasi hingga pencapaian target. Tahun lalu target 350 ribu, memang realisasi tertinggi sepanjang sejarah mencapai 278 ribu dari sebelumnya sekitar 228 ribu, tapi tetap saja kuotanya tidak tercapai," kata Maruarar dalam forum di kantor BPS Tapera, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Dia membeberkan, bahwa capaian KUR Perumahan pada evaluasi semester pertama telah menembus lebih dari 50%, sehingga pemerintah menambah plafon kuotanya menjadi Rp50 triliun. Baca Juga: Fahri Hamzah Kritik Keras BP Tapera: Kebanyakan Bohongin Pak Menteri

Read Entire Article
Prestasi | | | |