loading...
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar AS di gerai penukaran mata uang asing, di Jakarta, Selasa (5/5/2026). FOTO/Aldhi Chandra
JAKARTA - Nilai tukar rupiah menembus level Rp17.700 per dolar Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global dan penguatan dolar AS sebagai aset aman.
"Bank Indonesia terus melakukan langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar spot dan forward guna meredam tekanan terhadap rupiah," demikian dikutip dari laporan pasar yang dilansir Reuters, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: Kurs Rupiah Makin Parah, Hari Ini Sentuh Rp17.706 per Dolar AS
Berdasarkan data perdagangan, rupiah sempat menyentuh kisaran Rp17.710 per dolar AS, melanjutkan tren pelemahan sejak pekan lalu setelah sebelumnya menembus level Rp17.600 dan Rp17.670 dalam beberapa hari terakhir.
Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS yang didorong lonjakan harga minyak dunia serta meningkatnya ketidakpastian pasar global. Kondisi ini mendorong pelaku pasar beralih ke dolar sebagai instrumen lindung nilai.
Di kawasan Asia, pelemahan mata uang juga dialami yen Jepang yang turun mendekati level 159 per dolar AS, atau mendekati ambang intervensi otoritas Jepang di kisaran 160. Fenomena ini mencerminkan tekanan yang merata terhadap mata uang regional.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)














