Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan

5 hours ago 10

loading...

Nilai tukar rupiah mencatat penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan ini. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Nilai tukar rupiah mencatat penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan ini, ditopang kebijakan moneter Bank Indonesia (BI), masuknya kembali modal asing ke pasar keuangan domestik, serta membaiknya sentimen terhadap prospek ekonomi nasional. Penguatan tersebut terjadi meski pasar global masih dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan ketidakpastian arah suku bunga global.

"Langkah-langkah tersebut juga didukung oleh sinergi yang erat antara Bank Indonesia dan Pemerintah," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dalam keterangannya dikutip pada Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga: Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat ke level Rp17.860 per dolar AS pada perdagangan Jumat, atau naik 0,72 persen dibandingkan posisi sehari sebelumnya sebesar Rp17.989 per dolar AS. Dalam sepekan, mata uang Garuda menguat 0,98 persen dari posisi akhir pekan lalu yang berada di level Rp18.036 per dolar AS.

Penguatan serupa tercermin pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia. Nilai tukar tersebut bergerak dari Rp18.171 per dolar AS pada awal pekan menjadi Rp17.921 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat, atau menguat sekitar 1,38 persen.

Read Entire Article
Prestasi | | | |