loading...
Rusia ancam ambil tindakan militer balasan jika Greenland dimiliterisasi oleh NATO yang ditujukan terhadap Moskow. Foto/Lance. Cpl. Christian Salazar/US Marine Corps
MOSKOW - Rusia mengancam akan mengambil “tindakan penanggulangan” militer jika negara-negara NATO meningkatkan jejak militernya di Greenland. Ancaman Moskow ini disampaikan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.
Beberapa negara NATO Eropa telah mengirimkan kontingen kecil pasukan ke Greenland dalam beberapa pekan terakhir setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berulang kali mengatakan dia ingin mencaplok pulau Arktik tersebut.
Baca Juga: NATO Tingkatkan Kehadiran Militer di Sekitar Greenland, Apa Misi Sebenarnya?
“Tentu saja, jika terjadi militerisasi di Greenland dan penciptaan kemampuan militer yang ditujukan ke Rusia, kami akan mengambil tindakan balasan yang memadai, termasuk tindakan teknis militer,” kata Lavrov dalam pidatonya di hadapan anggota Parlemen Rusia pada hari Rabu, sebagaimana dikutip dari AFP, Kamis (12/2/2026).
Greenland—rumah bagi sekitar 57.000 orang—telah menjadi wilayah otonomi Denmark selama beberapa dekade.
Trump bulan lalu membatalkan ancaman untuk merebut Greenland setelah mengatakan dia telah mencapai kerangka kesepakatan dengan Sekrataris Jenderal NATO Mark Rutte untuk memastikan pengaruh AS yang lebih besar.
Dia sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika Amerika Serikat tidak merebut Greenland, Rusia atau China bisa melakukannya.


















































