loading...
Sidang dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Roni Dwi Susanto menyatakan masih terjadi kemahalan harga pengadaan Chromebook yang ditampilkan dalam e-katalog meski telah dipilih harga terbaik. Roni menyampaikan itu sebagai saksi sidang dugaan korupsi Chromebook Kemendikbudristek yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Hal ini dikarenakan adanya prosedur penetapan harga oleh para prinsipal dan pihak pemilik barang dalam hal ini Kemendikbudristek yang harus kontrol melalui kajian harga survei pasar dan pembentukan harga lainnya.
Baca juga: Kubu Nadiem Makarim Siap Buka-bukaan Fakta di Sidang Kasus Chromebook: Banyak Hal Krusial
“Masih bisa terjadi kemahalan harga. Karena itulah, Kemendikbudristek yang harus melakukan pengawasan melalui kajian harga survei pasar dan pembentukan harga lainnya,” ujar Roni di persidangan.
“Persekongkolan dan monopoli akan menyebabkan pelanggaran etika prinsipal pengadaan,” tambahnya.


















































