Siswa SMP Lempar Bom Molotov ke Sekolah di Kalbar, Densus 88: Terinspirasi Pelaku Kekerasan Luar Negeri

2 weeks ago 34

loading...

Barang bukti bom molotov yang disita dari siswa SMP Negeri Sungai Raya Kalimantan Barat. Foto: Istimewa

KALBAR - Detasemen Khusus (Densus 88) Antiteror Polri mengungkap bahwa siswa SMP Negeri Sungai Raya Kalimantan Barat yang melempar bom molotov ke sekolah terinspirasi aksi kekerasan di luar negeri. Juru Bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka Wardhana menyebut hal itu diketahui dari adanya tulisan nama-nama pelaku aksi kekerasan ekstrem pada tas milik pelaku.

"Nama-nama yang tertera adalah pelaku penembakan massal dan sering dijadikan referensi di komunitas ekstrem online," kata Mayndra kepada awak media dikutip, Rabu (11/2/2026).

Dia mencontohkan beberapa nama yang ditulis yakni Stephen Paddock yang melakukan penembakan massal Las Vegas 2017. Ia menyebut aksi itu menjadi salah satu yang paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.

Baca juga: Pramono Harap BTS Konser di JIS pada Desember 2026

Kemudian Adam Peter Lanza pelaku penembakan Sandy Hook Elementary School di tahun 2012 yang menewaskan anak-anak usia sekolah dasar dan guru. "Sering dijadikan simbol ekstrem kekerasan nihilistik," ujarnya.

Selanjutnya Seung-Hui Cho yang merupakan pelaku penembakan Virginia Tech 2007. Mayndra menyebut kasus ini menjadi yang banyak dianalisis dalam studi tentang lone wolf dan alienasi sosial.

Read Entire Article
Prestasi | | | |