Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan

1 week ago 12

loading...

PAPUA - Komnas HAM menyoroti adanya operasi penindakan terhadap kelompok TPNPB-OPM yang dilakukan oleh TNI di Kampung Kembru, Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua. Dalam peristiwa ini dilaporkan 12 warga sipil meninggal dunia dan belasan warga sipil lainnya mengalami luka-luka serius.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam atas kematian sejumlah warga sipil termasuk kelompok rentan yakni perempuan dan anak-anak. Dalam perspektif HAM warga sipil terutama kelompok rentan harus mendapat perhatian dan perlindungan maksimal dari semua pihak terutama negara.

“Komnas HAM meminta semua pihak menahan diri, terutama aparat keamanan dan TPNPB – OPM agar tidak menimbulkan ketakutan, stigmatisasi serta menjadikan warga sipil sebagai sasaran dalam konflik bersenjata dan menekankan setiap pendekatan penegakan hukum dan keamanan oleh aparat keamanan dilakukan secara profesional dan terukur dengan tetap menghormati nilai-nilai dan prinsip HAM,” ujar dia.

Baca juga: Satgas Habema Tembak Mati Wakil Panglima Kodap XII OPM

Menanggapi hal itu, Koops TNI Habema menyebut dua peristiwa berbeda di Kampung Kembru dan Kampung Jigiunggi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Selasa, 14 April 2026. TNI menegaskan bahwa kedua peristiwa tersebut tidak saling berkaitan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |