loading...
Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah cabut gelar bangsawan yang disandang menantunya dengan alasan telah berperilaku tak pantas. Foto/crownprince.bh
BANDAR SERI BEGAWAN - Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah telah mengeluarkan dekret kerajaan yang mencabut gelar putri dan sebutan kehormatan "Yang Mulia" dari menantunya, Pengiran Raabi’atul Adawiyyah. Alasannya, sang menantu berperilaku tidak pantas.
Raabi’atul Adawiyyah (33) adalah istri dari putra kedua sultan, Pangeran Malik, yang menempati posisi keempat dalam garis suksesi takhta.
Baca Juga: Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Sebagaimana lazimnya di negara otokratis ini, di mana informasi dikontrol ketat oleh aparat negara, tidak ada informasi mengenai alasan yang mendorong Sultan Bolkiah mencabut gelar kehormatan tersebut.
Mengutip laporan dari ara, Senin (10/8/2026), kerajaan itu hanya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan, "Tindakan ini berlaku segera, disebabkan oleh tindakan yang dianggap tidak pantas bagi istri seorang anggota keluarga kerajaan karena mencoreng reputasi dan merupakan bentuk ketidakhormatan serius terhadap Baginda".
Tidak dijelaskan secara rinci peristiwa apa yang memicu tindakan Sultan Bolkiah tersebut, namun rumor yang beredar mengarah pada kemungkinan perceraian pasangan tersebut dalam waktu dekat.


















































