loading...
Arab Saudi minta warganya untuk memantau hilal pada 17 Februari. Foto/X/@saudiexpat
RIYADH - Mahkamah Agung Arab Saudi pada Minggu menyerukan umat Muslim di seluruh Kerajaan untuk melihat bulan sabit Ramadan pada malam Selasa, 17 Februari.
“Mahkamah Agung meminta siapa pun yang melihatnya (bulan) dengan mata telanjang atau melalui teropong untuk memberi tahu pengadilan terdekat dan mendaftarkan kesaksian mereka, atau menghubungi pusat terdekat untuk membantu mereka mencapai pengadilan terdekat,” kata otoritas tersebut dalam pernyataannya, dilansir Al Arabiya.
Ramadan adalah bulan kesembilan dalam kalender lunar Islam dan dianggap sebagai bulan tersuci bagi umat Muslim.
Tergantung pada penampakan bulan, Ramadan diperkirakan akan dimulai sekitar tanggal 18 Februari atau 19 Februari.
Selama Ramadan, umat Muslim berpuasa dari subuh hingga matahari terbenam, menahan diri dari makanan, minuman, merokok, dan kebutuhan fisik lainnya. Puasa diakhiri saat matahari terbenam dengan makan yang disebut Iftar, dan makan sebelum subuh sebelum puasa dimulai disebut Suhoor.
Jam kerja untuk sebagian besar pegawai negeri dan banyak pegawai swasta di seluruh negara-negara GCC dikurangi.

















































