loading...
Torpedo Super Poseidon. Foto / Viet
MOSCOW - Dilengkapi dengan mesin nuklir dan mampu beroperasi pada kedalaman 1.000 meter, torpedo super Poseidon Rusia menghadirkan tantangan pertahanan asimetris yang signifikan bagi Barat.
Torpedo super Poseidon adalah kendaraan bawah air tak berawak (UUV) bertenaga nuklir yang mampu membawa hulu ledak nuklir untuk menyerang target strategis di pesisir, pangkalan angkatan laut, dan kelompok serang kapal induk.
Dengan desain yang melampaui sistem pertahanan rudal tradisional, Poseidon dianggap oleh para ahli militer sebagai senjata yang akan merevolusi sepenuhnya arsitektur pertahanan laut saat ini.
Asia Times berkomentar bahwa pengoperasian kapal selam Khabarovsk oleh Rusia yang membawa torpedo Poseidon akan memaksa Barat untuk mengevaluasi kembali seluruh sistem keamanan bawah lautnya.
Khabarovsk termasuk dalam generasi keempat kapal selam nuklir khusus, yang dirancang secara optimal untuk mengerahkan torpedo super Poseidon.
Proyek ini pertama kali diumumkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun 2018. Pada Mei 2026, laporan menunjukkan bahwa pengembangannya berada pada tahap akhir dan senjata ini akan segera memasuki layanan tempur resmi, memberikan tekanan signifikan pada kemampuan perang anti-kapal selam NATO saat ini.


















































