loading...
Presiden AS Donald Trump dukung penuh aksi Mohammad bin Salman di Yaman. Foto/X
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump beberapa kali dalam beberapa hari terakhir saat Riyadh dan Washington berkoordinasi mengenai situasi yang memanas di Yaman, menurut sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Trump mengatakan kepada MBS bahwa AS akan memberikan bantuan intelijen dan penentuan target, ungkap salah satu sumber kepada Al Arabiya English, di tengah kemajuan signifikan yang dicapai kelompok Houthi yang didukung Iran di sepanjang garis pantai Laut Merah Yaman.
Diskusi ini berlangsung seiring dengan peningkatan keterlibatan militer AS dengan Arab Saudi.
Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, telah tiba di Kerajaan tersebut baru-baru ini dan dijadwalkan bertemu dengan pejabat tinggi militer serta pemerintah Saudi untuk membahas koordinasi, kata sumber tersebut. CENTCOM sebelumnya telah menyatakan kebebasan navigasi dan keamanan kawasan sebagai prioritas utama.
Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan bahwa AS berfokus untuk melindungi kepentingan keamanan nasional utamanya, termasuk menjamin kebebasan navigasi di Laut Merah, "sembari memberdayakan mitra-mitra regional kami untuk memimpin dalam menangani dan menyelesaikan tantangan keamanan kawasan."
Pejabat tersebut menambahkan: "Kami terus menjalin dialog dengan Arab Saudi dan Pemerintah Republik Yaman terkait stabilitas kawasan."













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346921/original/007732900_1789220765-pexels-karola-g-5900181.jpg)


































