loading...
Turki lebih memilih AS dibandingkan Rusia. Foto/X/RT
MOSKOW - Rusia memperingatkan AS dan Turki agar tidak membuka "kotak Pandora" dengan menjual senjata ke Ukraina. Moskow menyatakan bahwa langkah semacam itu "pasti akan merusak rasa saling percaya" dengan Washington maupun Ankara.
Laporan media pada hari Sabtu menyebutkan bahwa Washington sedang bersiap untuk mengizinkan pengiriman besar-besaran senjata—termasuk 70 rudal ATACMS senilai sekitar 280 juta dolar AS—dari Turki ke Ukraina.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, memperingatkan agar langkah tersebut tidak dilakukan. Ia mengatakan bahwa Washington dan Ankara telah memutuskan untuk membuka "kotak Pandora" lainnya, padahal mereka mengaku sedang berupaya keras memulihkan perdamaian di Ukraina.
Diplomat senior Rusia tersebut menegaskan bahwa memasok lebih banyak senjata dan amunisi ke Kiev tidak hanya akan menambah jumlah korban jiwa dan tingkat kehancuran akibat perang, tetapi juga merusak kepercayaan antara Moskow dan kedua ibu kota negara tersebut.
















































