loading...
Menjelang Idulfitri 1447 H, Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan drastis pada jumlah masyarakat yang mengakses layanan penukaran uang baru layak edar. Foto/Yudistiro Pranoto, SINDO Photo
JAKARTA - Menjelang Idulfitri 1447 H, Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan drastis pada jumlah masyarakat yang mengakses layanan penukaran uang baru layak edar. Hingga 13 Maret 2026, tercatat sebanyak 1.076.282 orang telah melakukan penukaran resmi, melonjak 85,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 580.496 orang.
Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Muh. Anwar Bashori menjelaskan bahwa kenaikan signifikan ini direspon BI dengan memperluas titik layanan penukaran dari 5.202 lokasi menjadi 9.294 titik layanan di seluruh Indonesia tahun ini.
Baca Juga: Catat! Kuota Penukaran Uang Baru Lebaran Tahap Kedua Ditambah, Jadwal Diperpanjang
“Sehingga akses masyarakat terhadap layanan penukaran semakin luas dan mudah,” tutur Anwar dalam keterangan resminya, Senin (16/3/2026).
Guna memfasilitasi kebutuhan uang pecahan kecil untuk tradisi berbagi (THR) di tengah tingginya mobilitas, BI menggelar program tambahan bertajuk "SERAMBI Peduli Mudik" pada 16–17 Maret 2026. Layanan ini tersedia di 55 titik strategis arus mudik, seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, hingga rest area.


















































