10 Fakta Menarik tentang Greenland, dari Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam

4 hours ago 9

loading...

Greenland memiliki banyak keunikan dari dulunya hijau hingga matahari di tengah malam. Foto/X/@mamboitaliano__

WASHINGTON - Greenland adalah salah satu tempat terbesar di dunia, namun sangat sedikit yang diketahui dunia luar. Bahkan, banyak orang masih memiliki kesalahpahaman tentang negara Arktik yang indah ini. Pertama, Greenland memiliki lebih banyak hal daripada gletser dan es, dan negara ini memiliki lapisan budaya dan sejarah yang akan terungkap begitu Anda berada di sini.

10 Fakta Menarik tentang Greenland, dari Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam

1. Pulau Terbesar di Dunia

Melansir Visit Greenland, Greenland sebenarnya adalah pulau terbesar di dunia – berdasarkan luas – yang bukan benua. Luas total Greenland adalah 2,16 juta kilometer persegi (836.330 mil persegi), termasuk pulau-pulau lepas pantai lainnya. Hampir 80 persen daratannya tertutup oleh lapisan es.

Meskipun wilayah bebas es ini merupakan minoritas, luasnya masih sekitar Swedia. Dengan populasi 56.480 jiwa (perkiraan tahun 2017), Greenland adalah salah satu negara dengan kepadatan penduduk terendah di dunia.

2. Greenland Dulunya Hijau

Karena sebagian besar Greenland tertutup es, salju, dan gletser, negara Arktik ini sebagian besar berwarna putih. Jadi, bagaimana ia mendapatkan nama "Greenland" padahal sebenarnya tidak hijau? Nama itu sebenarnya berasal dari Erik The Red, seorang pembunuh Islandia yang diasingkan ke pulau itu. Ia menyebutnya "Greenland" dengan harapan nama itu akan menarik para pemukim.

Namun menurut para ilmuwan, Greenland sebenarnya cukup hijau lebih dari 2,5 juta tahun yang lalu. Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa tanah purba dibekukan secara kriogenik selama jutaan tahun di bawah sekitar 2 mil es.


3. Greenland Adalah Negara Otonom

Greenland adalah negara otonom di dalam Kerajaan Denmark. Meskipun secara geografis Greenland merupakan bagian dari benua Amerika Utara, secara politik dan budaya Greenland telah diasosiasikan dengan Eropa selama sekitar satu milenium.

Sejak tahun 1721, Denmark memiliki koloni di Greenland, tetapi negara tersebut menjadi bagian dari Denmark pada tahun 1953. Pada tahun 1979 Denmark memberikan Otonomi kepada Greenland, dan pada tahun 2009 Otonomi yang diperluas diresmikan, mentransfer lebih banyak kekuasaan pengambilan keputusan dan lebih banyak tanggung jawab kepada pemerintah Greenland. Di bawah struktur baru ini, secara bertahap Greenland dapat mengambil alih lebih banyak tanggung jawab dari Denmark, ketika sudah siap.

Baca Juga: Tak Mau Bergantung pada AS dan NATO, Uni Eropa Serukan Pembentukan Tentara 100.000 Personel

4. Sejarah 4.500 Tahun

Menurut para sejarawan, manusia pertama diperkirakan tiba di Greenland sekitar tahun 2500 SM. Kelompok migran tersebut tampaknya punah dan digantikan oleh beberapa kelompok lain yang bermigrasi dari Amerika Utara.

Read Entire Article
Prestasi | | | |