3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ibas Kecam Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

4 hours ago 10

loading...

Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon selatan. Foto/istimewa

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan simpati setinggi-tingginya atas gugurnya tiga prajurit terbaik TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian PBB ( UNIFIL ) di Lebanon selatan.

Ketiga prajurit tersebut, termasuk Praka Farizal Rhomadhon, gugur dalam dua insiden terpisah pada 29 dan 30 Maret akibat ledakan dan proyektil di tengah eskalasi konflik antara militer Israel (IDF) dan Hizbullah.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Hari ini, bangsa Indonesia kembali kehilangan putra-putra terbaiknya yang gugur saat menjalankan tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia. Mereka adalah pahlawan kemanusiaan yang memberikan pengabdian melebihi panggilan tugasnya. Atas nama pribadi dan Fraksi Partai Demokrat, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: 3 Tentara Indonesia Gugur akibat Serangan di Lebanon, Ini Respons PBB

Senada, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN ini mengutuk keras insiden serangan yang menyasar pasukan penjaga perdamaian. Ia menegaskan serangan terhadap personel UNIFIL merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional.

Read Entire Article
Prestasi | | | |