loading...
Sebanyak 300.000 tentara baru dikirim ke medan perang Ukraina. Foto/X
MOSKOW - Rusia kemungkinan akan memobilisasi 300.000 tentara lagi pada akhir tahun ini. Itu diungkapkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, seiring upaya mereka untuk menuntaskan penguasaan wilayah di Ukraina timur yang telah lama mereka incar.
Dalam pernyataan luas yang dirilis pada hari Minggu, Zelensky mengatakan ia memperkirakan Rusia akan mengakhiri tahun dengan menduduki wilayah Ukraina dalam jumlah yang sama seperti pada awal tahun, meskipun mengalami kerugian besar dalam hal personel.
"Rusia telah kehilangan 267.000 personel sejak awal tahun, termasuk sekitar 155.000 orang yang tewas hingga saat ini," klaim Zelensky, dilansir CNN.
Angka tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya namun sejalan dengan perkiraan para pejabat Barat.
Pemilihan umum parlemen Rusia akan berlangsung bulan depan, dan muncul spekulasi mengenai mobilisasi baru meskipun kebijakan wajib militer tahun 2022 sempat memicu protes dan eksodus kaum pria muda.
"Kami yakin bahwa setelah pemilihan umum, mereka akan melakukan mobilisasi. Kami meyakini hal ini tidak akan terjadi di kota-kota besar," ujar Zelensky.
Zelensky mengatakan ia yakin Putin akan "mengerahkan 300.000 tentara yang baru dimobilisasi itu bergantung pada situasi di wilayah timur negara kami," dan telah memerintahkan para jenderalnya untuk menuntaskan pendudukan Donetsk pada akhir tahun.
"Mereka akan kehilangan seluruh 300.000 tentara Rusia yang baru dimobilisasi itu di sana; kami akan melenyapkan mereka," tegas Zelensky.


















































