32 Bos Militer NATO Pegang 4.000 Halaman Rencana Perang, Siaga Hadapi Serangan False Flag Rusia

1 hour ago 3

loading...

Sebanyak 32 kepala militer negara anggota NATO berkumpul di Kopenhagen pada Sabtu (19/9/2026). Mereka membahas potensi serangan false flag Rusia. Foto/NATO

KOPENHAGEN - Sebanyak 32 kepala militer negara anggota NATO telah menggelar pertemuan di Kopenhagen. Mereka telah siaga menghadapi potensi serangan bendera palsu (false flag) Rusia, dan bahkan telah memiliki 4.000 halaman rencana perang untuk melindungi sayap timur aliansi.

Ketua Komite Militer NATO Laksamana Giuseppe Cavo Dragone mengatakan pada hari Sabtu (19/9/2026) bahwa aliansi siap merespons kemungkinan eskalasi Rusia di sayap timur Eropa.

Baca Juga: Polandia Beber Data Intelijen: Rusia Hendak Serang Negara-negara NATO Pendukung Ukraina

“Aliansi siap, strukturnya siap, para prajurit...senjatanya siap,” kata Dragone kepada wartawan dalam pertemuan rutin 32 bos militer aliansi tersebut.

Dia menambahkan bahwa NATO terus meningkatkan kekuatan militernya, baik dari sisi jumlah maupun kecanggihan.

Pernyataan Dragone muncul setelah sejumlah pemimpin Eropa semakin sering memperingatkan kemungkinan eskalasi Rusia di Eropa.

Pada Kamis lalu, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk mengatakan Moskow dapat mengirim drone atau rudal ke negara anggota NATO yang berada di garis depan dalam beberapa bulan ke depan sebagai sebuah provokasi yang direkayasa untuk menguji respons aliansi. Kekhawatiran serupa kemudian disampaikan Prancis dan Belanda.

Read Entire Article
Prestasi | | | |